Menggandeng Mitra Global, Gala Dinner Famtrip 2026 Perkuat Sinergi Pariwisata Lombok-Sumbawa

LOMBOK TENGAH – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai acara jamuan makan malam resmi (gala dinner) peserta Familiarization Trip (Famtrip) 2026. Perhelatan strategis ini digelar di Selong Selo Resort and Villas, Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah, pada Senin malam, 1 Juni 2026.

Kegiatan yang mempertemukan para pembeli (buyer), pelaku industri pariwisata, dan mitra promosi dari berbagai negara ini menjadi momentum krusial untuk memperkenalkan pesona serta potensi pariwisata Lombok dan Sumbawa secara lebih dekat dan mendalam.

Sambutan Hangat di Atas Perbukitan Selong Belanak

Sejak kedatangan para tamu undangan, pihak manajemen Selong Selo Resort and Villas langsung memberikan penyambutan hangat yang mencerminkan keramahtamahan khas masyarakat Lombok. General Manager Selong Selo dalam pidato sambutannya secara khusus memperkenalkan berbagai keunikan resor yang bertengger di kawasan perbukitan tersebut.

Destinasi ini menawarkan panorama ikonis yang menghadap langsung ke Samudera Hindia. Ia menekankan bahwa Selong Selo tidak sekadar menjual kemewahan dan kenyamanan akomodasi, melainkan juga menyajikan pengalaman autentik yang menyatu erat dengan alam serta kebudayaan lokal setempat.

Sinergisitas sebagai Kunci Utama Pariwisata Berkelanjutan

Hadir mewakili Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) NTB, Lalu Faozal, menegaskan bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas pariwisata merupakan kunci utama dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah. Menurutnya, keberhasilan promosi sebuah destinasi tidak dapat dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).

“Kolaborasi menjadi fondasi penting dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. Kehadiran para buyer dan pelaku industri dari berbagai negara melalui kegiatan Famtrip ini diharapkan mampu semakin memperkuat posisi tawar Lombok dan Sumbawa di pasar wisata internasional,” ujar Lalu Faozal dalam arahannya.

Pemaparan Potensi Investasi dan Destinasi Unggulan

Rangkaian acara jamuan makan malam tersebut juga diisi dengan pemaparan komprehensif mengenai potensi pariwisata Lombok dan Sumbawa. Dalam presentasi tersebut, para peserta disuguhi informasi mendetail mengenai kekayaan alam, keanekaragaman budaya, destinasi-destinasi unggulan baru, serta berbagai peluang investasi dan pengembangan pariwisata yang masih terbuka lebar di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Testimoni Positif dan Apresiasi Lintas Sektor

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian dan menghidupkan suasana adalah saat para peserta Famtrip memberikan testimoni langsung. Secara bergantian, perwakilan agen perjalanan internasional menyampaikan pengalaman dan kesan mendalam mereka selama menjelajahi berbagai sudut destinasi di Lombok.

Banyak di antara mereka yang menyatakan kekagumannya terhadap keindahan alam yang masih asri, kualitas layanan industri lokal, serta keaslian pengalaman budaya yang tidak mereka temukan di tempat lain.
Sesi testimoni ini diawali oleh Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB. Dalam penyampaiannya, ia mengutarakan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada manajemen Selong Selo Resort and Villas atas dukungan penuh dan fasilitas terbaik yang disediakan bagi seluruh peserta. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah berkolaborasi menyukseskan rangkaian Famtrip 2026 dari awal hingga akhir.

Sejumlah pejabat teras kepariwisataan Nusa Tenggara Barat dan Kabupaten Lombok Tengah, bersama perwakilan KJRI Slovakia dan KJRI Pakistan.

Ruang Diplomasi Pariwisata Internasional

Tingginya antusiasme peserta mentransformasi kegiatan ini. Acara tersebut tidak lagi sekadar menjadi perjamuan makan malam biasa, melainkan menjelma sebagai ruang diplomasi, tempat berbagi pengalaman, sekaligus wadah untuk mempererat jejaring kerja sama bisnis pariwisata internasional. Malam yang berlangsung santai namun produktif ini menjadi penutup rangkaian acara yang berkesan, sekaligus mempertebal keyakinan para mitra global bahwa Lombok dan Sumbawa adalah destinasi prima yang sangat layak dipasarkan ke seluruh dunia.
Acara gala dinner ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya:

  • Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia;
  • Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah; serta
  • Para ketua dan perwakilan asosiasi pariwisata se-Nusa Tenggara Barat.
    Kehadiran para pemangku kepentingan utama ini semakin menegaskan kuatnya komitmen bersama dalam mendukung penuh promosi dan akselerasi pengembangan sektor pariwisata daerah.

Momentum kebersamaan di Selong Belanak ini akhirnya menjadi simbol nyata sinergi mutakhir antara birokrasi, pelaku industri, asosiasi profesi, dan mitra pariwisata dunia. Melalui implementasi kolaborasi yang erat ini, berbagai program promosi dan pengembangan destinasi diharapkan mampu menjangkau pangsa pasar yang jauh lebih luas, yang pada akhirnya memberikan dampak ekonomi positif secara langsung bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Kontributor

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Artikel Terkait