[Ide Itinerary] Wisata Sehari Menjelajahi Lombok Tengah Bagian Utara: Air Terjun, Desa Wisata, hingga Berburu Tenun

Artikel lainnya

Pelajari dan ketahui lebih banyak, tempat-tempat luar biasa di Lombok Tengah sebagai referensi Anda ketika berkunjung ke tempat ini. 

Jika Anda hanya memiliki waktu satu hari di Lombok Tengah, kawasan bagian utara menawarkan pengalaman yang lengkap dalam satu perjalanan. Mulai dari menyusuri air terjun yang tersembunyi di kaki Gunung Rinjani, mencicipi kuliner tradisional, menjelajahi desa-desa wisata yang sarat sejarah dan budaya, hingga berburu kain tenun khas Lombok. Perjalanan ini memadukan wisata alam, budaya, kuliner, dan relaksasi dalam satu itinerary yang nyaman.

Rute ini sangat cocok bagi wisatawan yang baru tiba melalui Bandara Internasional Lombok maupun menginap di Kota Mataram. Seluruh destinasi dapat dijangkau menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewa, dengan total waktu perjalanan yang efisien sehingga Anda dapat menikmati banyak pengalaman tanpa terburu-buru.

Itinerary Perjalanan

08.00 – Menuju Desa Aik Berik

Estimasi perjalanan: ±1 jam dari Bandara Lombok atau Kota Mataram.

Perjalanan dimulai menuju Desa Aik Berik, sebuah desa di kaki Gunung Rinjani yang terkenal akan keindahan hutan tropis dan air terjunnya. Destinasi utama di kawasan ini adalah Air Terjun Benang Stokel dan Air Terjun Benang Kelambu.

Dari area parkir, wisatawan akan melakukan trekking ringan sekitar 30 menit melewati jalan setapak yang rindang. Setelah menikmati panorama Benang Stokel, perjalanan dilanjutkan menuju Benang Kelambu yang terkenal dengan tirai airnya yang mengalir melalui rimbunnya pepohonan. Jangan lewatkan kesempatan untuk mandi atau berendam di kolam alami yang menyegarkan.

Benang Stokel di Aik Berik.

12.00 – Makan Siang di Desa Wisata Bonjeruk

Estimasi perjalanan: ±40 menit.

Setelah menikmati wisata alam, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Wisata Bonjeruk, salah satu desa wisata terbaik di Lombok Tengah yang mempertahankan karakter perkampungan tradisional dan bangunan bersejarah peninggalan masa kolonial.

Makan siang disajikan di Rumah Makan Pasar Bambu, sebuah tempat makan bernuansa alam yang menjadi favorit wisatawan. Menu yang wajib dicoba adalah Ayam Merangkat, hidangan khas Lombok dengan cita rasa rempah yang kaya dan menggugah selera.

Pasar Bambu Bonjeruk. Tempat makan bernuansa alam di Bonjeruk.

13.30 – Menyusuri Sejarah Desa Bonjeruk

Usai makan siang, wisatawan diajak mengikuti tur desa bersama Pokdarwis Bonjeruk. Selama perjalanan, Anda akan mengenal sejarah desa, melihat rumah-rumah tua yang masih terawat, menikmati suasana pedesaan yang asri, serta mengenal kehidupan masyarakat lokal yang masih menjaga tradisi hingga saat ini.

Aktivitas ini memberikan pengalaman berbeda karena wisatawan tidak hanya melihat objek wisata, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memahami kekayaan budaya Lombok Tengah.

Bangunan peninggalan masa kolonial di Bonjeruk. Foto: Mustamar Natsir.

14.30 – Relaksasi di Desa Wisata Bilebante

Estimasi perjalanan: ±30 menit.

Destinasi berikutnya adalah Desa Wisata Bilebante, desa yang terkenal dengan konsep wisata berbasis masyarakat dan lingkungan. Di sini wisatawan dapat menikmati suasana persawahan yang hijau, melihat aktivitas masyarakat desa, atau memilih berkeliling menggunakan sepeda maupun kendaraan ATV.

Setelah seharian beraktivitas, saatnya memanjakan tubuh dengan spa tradisional di tepi sawah, pengalaman relaksasi yang menjadi salah satu daya tarik utama Bilebante. Sebelum melanjutkan perjalanan, jangan lupa menikmati jamu herbal tradisional khas Bilebante yang menyegarkan sekaligus menyehatkan.

Wahana ATV keliling desa di Bilebante.

16.00 – Berburu Tenun di Desa Sukarara

Perjalanan ditutup dengan mengunjungi Desa Sukarara, sentra kerajinan tenun dan songket khas Lombok yang telah dikenal hingga mancanegara.

Di sini wisatawan dapat menyaksikan secara langsung proses menenun yang masih dilakukan secara tradisional oleh para perajin perempuan. Berbagai pilihan kain tenun, songket, syal, tas, hingga suvenir khas Lombok tersedia sebagai buah tangan yang autentik sekaligus mendukung ekonomi masyarakat lokal.

Abadi Weaving Project Sukarara
Keindahan tenun Sukarara.

17.00 – Kembali ke Hotel

Setelah menikmati perjalanan sehari yang penuh pengalaman, wisatawan kembali menuju hotel atau penginapan dengan membawa kenangan tentang keindahan alam, keramahan masyarakat, kekayaan budaya, serta cita rasa kuliner khas Lombok Tengah.

Tips Perjalanan

  • Gunakan mobil pribadi/rental atau sepeda motor agar perjalanan lebih fleksibel.
  • Siapkan kondisi fisik yang prima karena terdapat trekking ringan sekitar 30 menit menuju kawasan air terjun.
  • Kenakan pakaian yang nyaman, sepatu atau sandal antiselip, serta pakaian ganti jika ingin mandi di Air Terjun Benang Kelambu.
  • Bawa handuk kecil, air minum, topi, tabir surya, dan obat-obatan pribadi.
  • Siapkan uang tunai secukupnya untuk membeli makanan, tiket masuk, maupun oleh-oleh di desa wisata.
  • Hormati adat dan budaya masyarakat setempat serta ikut menjaga kebersihan dengan tidak meninggalkan sampah di kawasan wisata alam.

Satu Hari, Beragam Pengalaman

Lombok Tengah bagian utara membuktikan bahwa satu hari sudah cukup untuk menghadirkan pengalaman wisata yang beragam. Dalam satu perjalanan, Anda dapat menikmati kesejukan air terjun, mencicipi kuliner khas, menyusuri desa-desa bersejarah, merasakan relaksasi di tengah persawahan, hingga membawa pulang tenun tradisional sebagai kenang-kenangan. Itinerary ini menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin mengenal sisi autentik Lombok Tengah secara lebih dekat, nyaman, dan berkesan.